Indikasi dan Prosedur Hemoroidektomi


HEMORRHOIDECTOMY



A. Pengertian
      Hemoroidectomy adalah eksisi bedah untuk mengangkat semua jaringan sisa yang terlibat dalam proses hemoroid.
Prinsip pada hemoroidectomy adalah eksisi hanya pada jaringan yang menonjol dan eksisi konservasi kulit serta anoderm normal.

B.  Indikasi
1.   Penderita hemorroid yang mengalami keluhan menahun da pada penderita hemoroid derajat III dan IV.
2.    Penderita yang mengalami perdarahan berulang  dan anemia yang tidak sembuh dengan cara terapi lainnya yang lebih sederhana.  

C.  Prosedur Tindakan
      Selama pembedahan, sfingter rektal biasanya melebar secara digital dan hemorroid diangkat dengan klem dan kauter atau dengan ligasi dan kemudian potong.  Setelah prosedur operasi selesai, selang kecil dimasukkan melalui sfingter untuk memungkinkan keluarnya buang angin dan darah; penempatan Gelfoan atau kasa Oxigel dapat diberikan diatas luka anal. 

D.  Sesudah  Operasi
      Pembedahan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Rasa nyeri yang merupakan akibat kekakuan anus dapat menghambat buang air kecil dan buang air besar. Rasa nyeri dapat diminimalkan dengan penggunaan penghilang nyeri dan pelembek tinja.  Selama 12 jam pertama setelah pembedahan perdarahan merupakan hal yang mungkin terjadi. Darah dapat terkumpul didalam lubang anus dan tidak dikeluarkan
Peningkatan rasa nyaman :
-       Bantu pasien untuk tidur dengan posisi yang nyaman, tidur miring sering menjadi pilihan.
-        Gunakan ganjalan pengapung dibawah bokong waktu duduk.
-        Berikan obat-obat penghilang rasa nyeri selama 24 jam pertama..
Pendidikan pada pasien :
-       Makan diet berserat yang adekuat seperti sayuran dan buah-buahan, minum paling sedikit 2000 ml cairan dan berolah raga ringan.
-       Pelembek tinja mungkin dibutuhkan setiap hari atau setiap beberapa hari hingga penyembuhan sempurna.
-       Laporkan gejala-gejala : perdarahan rektal, nyeri terus menerus waktu buang air besar